tugas

buat model stuktur sel hewan dan tumbuhan perkelompok 5 orang... ket lebeh lanjut hub ketua kelas masing2 atau anak KIR..

Kamis, 14 Mei 2020

SISTEM IMUN PD MANUSIA

TUGAS UNTUK KELAS XI IPA 1

SISTEM IMUN PADA MANUSIA


Bagaikan Pendekar yang dikeroyok dari sisi mana saja yang dengan tenangnya ia bisa mengatasi semua musuhnya yang disebut antigen yang akan merusak sel tubuh kita .....thanks pendekar

SISTEM IMMUN
Fungsi:
  1. Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus, serta tumor) yang masuk ke dalam tubuh
  2. Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak (debris sel) untuk perbaikan jaringan.
  3. Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal
Sasaran utama:
  1. bakteri patogen & virus
  2. Leukosit mrpkn sel imun utama (disamping sel plasma, makrofag, & sel mast)
Patogen bagi tubuh manusia
  • Bakteri
  • Virus
  • Jamur
  • Protozoa bersel satu
  • Parasit
Struktur Struktur Imun
  • Organ sistem imun berada di seluruh bagian tubuh ® organ limfoid
  • Organ limfoid: ‘rumah’ bg limfosit
  • Jaringan limfoid primer:
  1. kelenjar thymus
  2. sumsum tulang
  • Jaringan limfoid sekunder:
  1. berkapsul: limpa & kelenjar limfa
  2. tdk berkapsul: tonsil, GALT (gut-associated lymphoid tissue), jar.limfoid di kulit, sal.napas, kemih, & reproduksi
Jaringan Limfoid
  • Merupakan jaringan yang memproduksi, menyimpan, & memproses limfosit
  • Mencakup: sumsum tulang, kel.limfe, limpa, thymus, tonsil, adenoid, appendiks, & agregat jar.limf di sal.cerna (GALT= gut-associated lymphoid tissue/ Plak Peyer)
Sistem Imun
  • Pertahanan lapis pertama: Pertahanan fisik (physical barrier)
  • Ada 2 sistem kekebalan tubuh:
  1. Sistem kekebalan nonspesifik (didapat) (innate immune system)
  2. Sistem kekebalan spesifik (dipelajari/adaptif) (learned/adaptive immune system)
Komponen Sistem Imun Spesifik

Barier Sel Epitel
Sel epitel yang utuh merupakan barier fisik terhadap mikroba dari lingkungan dan menghasilkan peptida yang berfungsi sebagai antibodi natural. Didalam sel epitel barier juga terdapat sel limfosit T dan B, tetapi diversitasnya lebih rendah daripada limfosit T dan B pada sistem imun spesifik. Sel T limfosit intraepitel akan menghasilkan sitokin, mengaktifkan fagositosis dan selanjutnya melisiskan mikroorganisme. Sedangkan sel B limfosit intraepitel akan menghasilkan IG M.
Neutrofil dan Makrofag
Ketika terdapat mikroba dalam tubuh, komponen pertama yang bekerja adalah neutrofil dan makrofag dengan cara ingesti dan penghancuran terhadap mikroba tersebut. Hal ini di karenakan makrofag dan neutrofil mempunyai reseptor di permukaannya yang bisa mengenali bahan intraselular (DNA), endotoxin dan lipopolisakarida pada mikroba yang selanjutnya mengaktifkan aktifitas antimikroba dan sekresi sitokin.
Tahap Respons Imun
  • Deteksi & mengenali benda asing
  • Komunikasi dg sel lain untuk berespons
  • Rekruitmen bantuan & koordinasi respons
  • Destruksi atau supresi penginvasi Þ antibodi & sitokin
Respons Imun
Respons imun alami nonspesifik
  • ada sejak lahir
  • tdk memiliki target tertentu
  • terjadi dlm bbrp menit – jam
  • Reaksi inflamasi
Respons imun didapat spesifik
  • spesifik untuk jenis tertentu
  • respons terhadap paparan I terjadi dalam beberapa hari, paparan berikutnya lebih cepat
Pertahanan Lapis Pertama
  • Kulit & membran mukosa yang utuh
  • Kelenjar keringat, sebum, & airmata ® mensekresi zat kimia & bersifat bakterisid
  • Mukus, silia, tight junction, desmosom, sel keratin & lysozim di lapisan epitel
  • Rambut pd lubang hidung
  • Flora normal
Sistem Kekebalan Non-spesifik
  • Dapat mendeteksi adanya benda asing & melindungi tubuh dari kerusakan yang diakibatkannya, namun tdk dpt mengenali benda asing yang masuk ke dalam tubuh.
  • Yang termasuk dlm sistem ini:
  1. Reaksi inflamasi/peradangan
  2. Protein antivirus (interferon)
  3. Sel natural killer (NK)
  4. Sistem komplemen
Inflamasi/ Peradangan
  • Merupakan respons lokal tubuh thd infeksi atau perlukaan
  • Tidak spesifik hanya untuk infeksi mikroba, tetapi respons yg sama juga terjadi pada perlukaan akibat suhu dingin, panas, atau trauma
  • Pemeran utama: fagosit, a.l: neutrofil, monosit, & makrofag
Tahap inflamasi
  • Masuknya bakteri ke dalam jaringan
  • Vasodilatasi sistem mikrosirkulasi area yg terinfeksi ®meningkatkan aliran darah (RUBOR/kemerahan & CALOR/panas)
  • Permeabilitas kapiler & venul yang terinfeksi terhadap protein meningkat ® difusi protein & filtrasi air ke interstisial (TUMOR/bengkak & DOLOR/nyeri)
  • Keluarnya neutrofil lalu monosit dari kapiler & venula ke interstisial
  • Penghancuran bakteri di jaringan ® fagositosis (respons sistemik: demam)
  • Perbaikan jaringan
TUGAS HARI INI. DIBACA YA TERUS KOMENT DI BLOGGER..
STAY AT HOME
SEMOGA KITA SEHAT WAL AFIAT SELALU
AAMIIN

1 komentar: